COVID-19 paling menular pada kondisi berada di ruangan tertutup

COVID-19 paling menular pada kondisi berada di ruangan tertutup, mengikuti pertemuan tatap muka langsung yang panjang (berdurasi lebih 15 menit), serta berinteraksi jarak dekat.Atau, kondisi seperti berada di keramaian, melakukan aktivitas yang bernapas kuat (mis. bernyanyi, berbicara, tertawa), dan situasi yang memerlukan kita untuk tidak memakai masker (seperti saat makan bersama).

Satu kondisi di atas saja sudah meningkatkan risiko penularan, apalagi kalau merupakan kombinasi dari kondisi-kondisi di atas.Hindari situasi di atas dan disiplin protokol kesehatan saat menjalankan aktivitas bersama orang lain. Ingat untuk selalu Pakai Masker, Jaga Jarak, dan Cuci Tangan Pakai Sabun setelah menyentuh permukaan barang.Untuk informasi terkait COVID-19 kunjungi situs resmi Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional https://covid19.go.id/#IndonesiaBangkit

Upaya vaksinasi massal Covid-19 untuk menekan penyebaran virus corona terus digalakkan pemerintah.Selain Sinovac dan AstraZeneca

Upaya vaksinasi massal Covid-19 untuk menekan penyebaran virus corona terus digalakkan pemerintah.Selain Sinovac dan AstraZeneca, pemerintah juga menggunakan Moderna untuk vaksin Covid-19.Vaksin Moderna yang sebelumnya digunakan untuk booster tenaga kesehatan, kini mulai didistribusikan ke masyarakat umum.Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi menjelaskan bahwa vaksin Moderna dosis satu dan dua dapat digunakan untuk masyarakat umum. Namun, penggunaannya hanya untuk mereka yang berusia di atas 18 tahun.“Moderna untuk masyarakat umum untuk dosis satu dan dosis dua untuk usia di atas 18 tahun,” ujar Nadia saat dihubungi Kompas.com, Kamis (19/8/2021).Meskipun juga diberikan kepada masyarakat umum, namun suntikan ketiga (booster) Moderna bagi para tenaga kesehatan juga terus dilanjutkan.

Mari kita rayakan Hari Kemerdekaan Indonesia ke-76

Mari kita rayakan Hari Kemerdekaan Indonesia ke-76 dengan semangat Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh.Nyatakan saya sudah divaksinasi dan tetap disiplin terapkan protokol kesehatan agar Indonesia mengakhiri pandemi Covid-19.Ayo pasang profil WA dan/atau sosial media masing-masing dengan twibbon Saya Sudah Divaksinasi – HUT RI 76. Dapatkan twibbonnya pada link berikut:https://twb.nz/sayasudahdivaksinasihutri76Caranya :- Pertama tekan tombol Pilih Foto- Lalu pilih foto yang ingin digunakan, dan tekan “Ok”- Setelah itu, sesuaikan foto dengan frame yang tersedia- Jika sudah pas, tekan “Crop”- Tunggu proses download selesai- Kemudian tekan “download”- SelesaiMudah kan?Tunjukan kepedulian kita terhadap pencegahan Covid-19 dan bantu share ke teman-teman yang lain ya.. Mari, semangat memberikan motivasi bagi Indonesia untuk mendukung vaksinasi. Semoga pandemi Covid-19 segera berakhir… Terimakasih, Salam Sehat..

Hoaks sangat berbahaya, bahkan sama bahayanya dengan virus #COVID19 itu sendiri karena hoaks bisa memicu ibu menyusui menjadi

Hoaks sangat berbahaya, bahkan sama bahayanya dengan virus #COVID19 itu sendiri karena hoaks bisa memicu ibu menyusui menjadi ragu untuk divaksin COVID-19. Ingin tahu beberapa contoh hoaks yang sering beredar? Segera geser gambar di atas! Selain itu, jika menerima info apapun tentang COVID-19, tetap tenang dan saring dahulu dengan memastikan bahwa sumbernya terpercaya, seperti WHO, Kementerian Kesehatan RI dan covid19.go.id.Ayo pastikan Ibu menyusui divaksinasi sesuai jadwal agar Ibu terlindungi dan dapat mengasuh anak agar tumbuh optimal. Jika tiba jadwalnya, jangan ditunda, karena vaksin yang baik adalah vaksin yang ada, bukan vaksin yang mana 😊#Lindungiibumenyusui#tetapberiASIsaatpandemi#pekanmenyusuisedunia2021#beriASIsaatpandemi#menyusuitanggungjawabbersama

KIPI atau Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi adalah gejala medis, terjadi setelah vaksinasi, dan diduga terkait dengan imunisasi atau vaksinasi.

KIPI atau Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi adalah gejala medis, terjadi setelah vaksinasi, dan diduga terkait dengan imunisasi atau vaksinasi.Gejala medis ini umumnya bersifat sementara dan ringan, serta akan hilang dengan sendirinya tanpa pengobatan, seperti: nyeri, bengkak, dan kemerahan di lokasi suntikan, atau demam, sakit kepala, lelah atau tidak enak badan, mengantuk, mual, dan lapar.Cara menanganinya bisa dengan mengompres dengan air dingin di area suntikan jika terasa nyeri atau bengkak atau kemerahan. Jika demam, bisa dengan kompres atau mandi dengan air hangat, perbanyak minum air putih, dan istirahat, serta minum obat bila perlu.Kalau mengalami KIPI yang lebih berat dari yang di atas, catat reaksi / keluhan yang dialami dan laporkan pada petugas atau fasilitas layanan kesehatan, kontak yang tertera pada kartu vaksinasi, https://keamananvaksin.kemkes.go.id/Vaksin COVID-19 aman, jangan ragu untuk melakukan vaksinasi. Untuk informasi terkait COVID-19 kunjungi situs resmi Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional https://covid19.go.id/

Dalam rangka Peringatan Hari AIDS sedunia diperingati setiap tanggal 1 Desember

Kegiatan Tanggal 1 Desember 2020Dalam rangka Peringatan Hari AIDS sedunia diperingati setiap tanggal 1 Desember, kami bergabung bersama Puskesmas Karangawen II dan Puskesmas wilayah kecamatan Mranggen yaitu Puskesmas Mranggen 1, 2 dan 3. Disamping hal itu ada kunjungan dr Tim Dinas Kesehatan dr Program P2P.Adapun kegiatan tersebut dilakukan pembagian Brosur mengenai Pencegahan Penularan HIV/AIDS kepada pengendara sepeda motor atau pengemudi lainnya disepanjang jalan Stasiun Ganepo Mranggen.Tujuan kegiatan ini adalah bentuk kepedulian kita terhadap mereka yang terkena penyakit tersebut, tidak ada rasa di diskriminasi oleh orang lain.Sayangi diri kita dan hindari penyakitnya.

Mari bersama sama menjaga kesadaran tentang wabah dengan memakai masker

Mari bersama sama menjaga kesadaran tentang wabah dengan memakai masker,ketika sakit atau terpaksa keluar rumah.Jangan asal sentuh karena bisa jadi ada virus dan kuman yg tidak kelihatan.Setelah melepas masker selalu cuci tangan pakai sabun selama 20 detik.Masker menghalangi kita dariCovid-19,tapi tidak menutupi untuk terus berbagi.Maskermu melindungiku,Maskermu melindungiku.BERUBAH USIR WABAHMASKER UNTUK SEMUABy @dit.promkes#dkkdemak#puskesmaskarangawen1#promkes#sbhdemak#sbhpuskesmaskarangawen1#tetapjagajarak#selalupakaimasker#cucitanganpakaisabun#like4likes

“Protokol Kunjungan ke Puskesmas”

Kalau mau cepat selesai masalah Covid-19 kuncinya patuh dan taati himbauan Pemerintah dan disiplin isolasi mandiri serta jujur/terbuka pada saat ditanya riwayat penyakit, perjalanan keluar daerah/ Luar Negeri dan riwayat kontak erat oleh petugas kesehatan

Dari banyak berita yang bisa kita baca dan di lihat dari media ada ratusan Tenaga Medis yang terinfeksi Covid-19, dan salah satu faktor yang menyebabkan tenaga medis terkena COVID-19 yaitu karena pasien tidak jujur ketika dimintai keterangan…. Selain itu juga karena ketidak lengkapan APD (Alat Pelindung Diri)

Dalam hal apa pasien harus jujur ??
Seperti gejala yang tengah di alami, berinteraksi dengan orang asing, riwayat perjalanan ke wilayah terpapar COVID-19, maupun ke daerah yang telah ditetapkan sebagai zona merah, dan hal lainnya…

Karena ketidak jujuran pasien akan mengakibatkan penyimpangan tata laksana pasien… Oleh karena itu, Kami himbau agar masyarakat memberi informasi secara jujur.

Sebab tim medis nantinya akan mampu mengidentifikasi penyebab terpapar COVID-19, meminta pemerintah untuk melakukan disinfektan ke lokasi yang pernah dikunjunginya, termasuk rumah , dan beberapa hal lain.

Tujuannya agar penyebaran COVID-19 tidak semakin meluas lagi dan pemerintah dapat mencegahnya.

Jika anda tidak jujur pada petugas kesehatan apa yang akan terjadi ???

1. Anda akan menularkan covid-19 ke petugas kesehatan… Apalagi Petugas Puskesmas juga mengalami keterbatasan Alat Pelindung Diri..

2. Anda akan menularkan covid ke keluarga ketika pulang, akan menularkan ke teman sejawat anda juga…

3. Ketika Ada satu petugas yang positif Corona maka bisa bisa Satu puskesmas atau Satu Rumah Sakit bisa tutup Karena harus isolasi Diri… Ini akan menzalimi orang tak berdosa…

So… Jujur sama petugas kesehatan.

Karena covid bukan aib
.
Repost Noveldoktergigi Ferizal

Apel pagi kamis 16 april 2020.Bersama lawan corona

Apel pagi kamis 16 april 2020.

Dengan seragam Unyu-unyu,

kami siap dan semangat untuk slalu bergerak maju

Tak ada bimbang dan tak ada ragu

Bersama lawan corona yg belagu

Jaga jarak dan pakai masker selalu

Cuci tangan pakai air mengalir dan sabun ya bapak dan ibu

Di rumah saja, Keluar rumah hanya apabila perlu

Jangan lengah dan jangan bersikap tidak mau tau

Agar putus rantai penularan dan penyebaran, Covid-19 segera berlalu

#BersamaLawanCorona

Pelayanan kami hari ini, semua Pengunjung di Puskesmas Karangawen I memakai MASKER dimulai kemaren hr Senin tgl 6 April 2020.

Selamat Pagi …
Salam Sehat untuk kita semua
Pelayanan kami hari ini, semua Pengunjung di Puskesmas Karangawen I memakai MASKER dimulai kemaren hr Senin tgl 6 April 2020.
Sesuai Instruksi Pemerintah RI tgl 5 April 2020, dalam Rangka Memutus Rantai Penyebaran dan Penularan Virus Corona (Covid-19).
Puskesmas Karangawen I memberlakukan Kebijakan mulai tgl 6 April 2020 # Semua Pengunjung Puskesmas Karangawen I WAJIB Memakai MASKER.
Mohon Maaf TIDAK akan KAMI PERIKSA, apabila TIDAK MEMAKAI MASKER.